Secret Admirer

Secret Admirer

Pernahkah kamu merasakan mencintai seseorang dalam hati. Begitu kuat kau pendam dan tak mampu ungkapkan bahkan hanya sekedar satu pengakuan. Ada perasaan takut ditolak yang begitu kuat, dan bahkan tak mampu untuk melihat sedikit saja tanda-tanda penolakan dari sang jantung hati.

Sedang pembahasan cinta adalah hal yang selalu saja menarik sepanjang zaman. Atas energi yang dipancarkan cinta begitu kuat sedang diri takkan mampu menahannya untuk tetap membumi di dalam hati saat jiwa sudah melayang pergi ke awang-awang. Saat itu, saat diri tak mampu untuk ungkapkan sedikit pun kepada orang lain, maka muncul kata-kata sebagai wujud ekstase cinta yang jika kamu cukup beruntung untuk membawa pulpen dan secarik kertas maka hal itu cukup menjadi sejarah yang abadi.

Setelah membaca betapa menyakitkannya cinta yang kandas dalam pembahasan cinta di blognya toba. Dan munculnya kembali seseorang yang menjadi cinta terpendam dahulu. Cukuplah kiranya sebuah pengakuan atas apa yang tak terungkap di masa itu. Untuk Vie… Terimakasih atas bahan bakar atas energi yang pernah ada. Terimakasih atas mimpi yang pernah terkubur. Terimakasih atas semua inspirasi.

she is beautiful, isnt she?

"she is beautiful, isn't she?"

Berkaca dalam gelap ternyata hanya menimbulkan buram semata
Siluet sosok di hadapan tak mampu menjawab keberadaan tuannya
Dalam setiap detik ditabuh bertalu-talu dalam stagnansi irama
Saat memicing hanya akan akibatkan rancu dan pedih di pupil mata

Sementara itu lantunan lagu cinta sayup sayapnya terdengar nyata
Dalam dinamika masa yang terus laju mengembara ke alam maya
Terbang bebas dalam imaji, setiap kepaknya menguak segala rahasia
Membongkar dinding benteng pertahanan terakhir sosok manusia


Ternyata demikian sulit untuk sekedar berupaya jujur atas apa yang dirasa

Jika bumi ini terjungkir balik mungkin aku tak dapat mengindera
Atas ataupun saat di bawah bagi lara kembara adalah hal biasa
Untuk apa mengulang tanya, jika jawab takkan mungkin dapat kuraga
Dalam sebuah gejolak lubuk, aku terdiam tenang saat jiwa dalam jela

Bibir ini tak pernah sedemikian kuat terkatup rapat sebelumnya di sana
Saat utusan Tuhanku tiba, aku merasa tak dapat lagi berkata-kata
Seekor semut yang sedari tadi bersandar tak mampu menahan tawa
Jika aku dapat teteskan air mata mungkin aku telah berkaca-kaca


Ternyata demikian sulit untuk sekedar berupaya jujur atas apa yang dirasa

Kalau maaf datang dari makhluk yang senantiasa berdiri di sana
Aku akan mengiba padanya dan harapkan kebaikan saja untuknya
Saat pecundang yang ini takkan sanggup mengungkap untai kata
Berharap suatu tuba yang direguknya mampu alunkan lagu bahagia

Kepadanya… kepadanya… kepadanya…
Dan kuambil sejumput asa untuk kami berdua

Tapi…
Ternyata demikian sulit untuk sekedar berupaya jujur atas apa yang dirasa

8 Komentar

  1. pertamaxxxx////

    walo lu gak seganteng gua, gua yakin lu bisa :D

  2. hhmmhh…

  3. Sie suka puisi puisi nya.. Tukeran link ya..insya allah bakal sering mampir ^o^

  4. @Toba: wakakakak sepertinya narsis banget :D

    @NYURIAN: ham hem ham hem doang

    @Sassie Kirana: terimakasih.. sudah aku link, saling kunjung2 ya :)

  5. yayayaya….

    cinta itu sulit dibohongin ya?

  6. set dagh, serem amat mas…

  7. @Qori: hehehe… tapi yang seolah2 cinta mudah sekali berbohong :P

    @Nyurian: yang serem apanya yak?!?!

  8. lagi broken heart yah????
    itu yang saya tangkap dari kalimat2 gombal di atas :)


Tulis sebuah Komentar

*
*